Blogger templates

Sabtu, 19 Oktober 2013

4 karakter manusia dan cara meluluhkannya

4 Karakter manusia dan cara meluluhkannya


4 Karakter  Manusia Dan Cara Menghadapinya
Manusia terlahir untuk menjadi pribadi yang unik -dan akhirnya bikin bumi ini libih asyik-, dan keunikan ini membuat setiap manusia berbeda dan dapat dikategorikan pada beberapa karakter yang sudah diklasifikasikan oleh para ahli, meski sebenarnya apabila ada 5 orang merasa dirinya menjadi masyarakat melankolis, ke-5 orang tersebut belum tentu memiliki pribadi yang memang sama persis, ya setidaknya memiliki banyak kemiripan lah. Secara beda orang tentunya beda otak dan beda pemikiran.
Bila kita mencermati sikap orang-orang yang ada disekitar kita, kita terkadang bingung dalam bersikap dan muncul rasa ketidak bebasan dalam bertingkah, seperti rasa kagok dalam mengkritik, kagok apabila ingin sedikit membuat guyonan dan lain sebagainya. Hal tersebut terjadi karena sebenarnya kebanyakan orang memang menyadari bahwa orang-orang yang lalu-lalang dalam setiap aktifitas dan pekerjaannya memiliki sekala kesensitifan dan respon yang berbeda-beda terhadap sesuatu.
4 karakter yang akan saya bahas disini adalah Plegmatis, Melankolis, Sanguinis dan Koleris.
1.      Melankolis : Si Sempurna

Pernah mendengar istilah alon-alon asal kelakon??? Istilah ini menurut hemat saya cocok dengan karakter melankolis. Orang dalam karakter ini memiliki sikap perfectionism, dia tidak suka terburu-buru dalam melakukan sesuatu,  pelan-pelan tapi pasti dan maksimal. Kadang menghadapi orang melankolis untuk saya yang sanguinis rada sedikit butuh kesabaran yang cukup tinggi karena orang melankolis sering memakan waktu lebih banyak dalam bekerja sedang saya cenderung ingin cepat namun tetap harus maksimal juga. :-D
Karena melankolis memiliki cita rasa yang tinggi terhadap seni, maka melankolis sangat cocok untuk menggeluti dunia hiburan, seperti drama, puisi, nyanyi (musik), dll. Jadi berdasarkan pernyataan tersebut, kebanyakan seniman masuk kedalam tipe ini.
Untuk orang yang senang ngebanyol ataupun jail terhadap orang lain, haruslah hati-hati bila si calon korban ternyata masuk dalam tipe ini, karena orang melankolis biasanya jauh lebih sensitif dan perasa terhadap segala tindakan yang ditujukan kepadanya ataupun yang ada disekitarnya. Bila memang memungkinkan untuk menjadi target gurauan maka boleh dilakukan, karena tergantung kepada mood nya, si melankolis memang moody banget sob.
Ketika kebanyakan orang dewasa lebih suka menyelesaikan masalahnya sendiri, tidak dengan si dewasa di tipe ini, Orang dengan melankolis sering membutuhkan bantuan orang lain dalam menyelesaikan masalah dan sulit untuk menentukan sikap. Apabila si melankolis mendapat sedikit saja ruang untuk menyendiri maka menggalaulah ia dan cenderung sering menyalahkan diri sendiri dalam kebanyakan kesempatan.
Orang melankolis dengan kesensitifannya kurang cocok dalam pekerjaan yang membutuhkan keberanian besar, menantang. Cukup bekerja didepan meja dan melakukan pekerjaan yang mengandalkan ketajaman otak secara rasional. Pengarang buku, jurnalis, komposer,  pengarang lagu merupakan beberapa pekerjaan yang cocok untuk si melankolis.
Untuk melelehkan hati si melankolis kamu harus lembut, sabar, penyayang, pintar dan kuat. Kuat disini biisa ngimbangin sikap si melankolis yang cenderung rapuh.

Kehabatan si Melankolis :
* Analitis, mendalam, dan penuh pikiran
* Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
* Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)
* Sensitif
* Mau mengorbankan diri dan idealis
* Standar tinggi dan perfeksionis
* Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
* Hemat
* Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif)
* Kalau sudah mulai, dituntaskan.
* Berteman dengan hati-hati.
* Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
* Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
* Sangat memperhatikan orang lain

Kekurangan si Melankolis:
* Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
* Mengingat yang negatif & pendendam
* Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
* Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
* Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
* Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan (if..if..if..)
* Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan
* Hidup berdasarkan definisi
* Sulit bersosialisasi
* Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya
* Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)
* Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)
* Memerlukan persetujuan


  
2.      Plegmatis : si pencinta damai

“I come in peace” merupakan istilah yang tercipta untuk orang di tipe ini nampaknya (lebaaaay) :D, karena orang ditepe ini cenderung sering mengalah, menyukai ketenangan dan pencinta damai.
Ada beberapa teman saya yang memiliki karakter plegmatis, dimana secara fisik tipe ini relatif terlihat tenang dan pendiam, namun beda dengan si melankolis yang lebih senang menyendiri dan memperlihatkannya kalau sedang sedih, si plegmatis apabila bersedih ia jarang untuk memperlihatkannya.
Plegmatis memiliki selera humor yang cukup tinggi dan berkwalitas, memiliki bobot dan sedikit membutuhkan pola pikir untuk memecahkan gurauannya tersebut, dan apabila lawakannya itu membuat orang tertawa si plagmatis sendiri jarang untuk ikut tertawa dalam situasi tersebut.
Pembawaanya yang tenang sering membuatnya dapat berfikir jauh lebih tenang dan jernih, sehingga kebanyakan orang pada tipe ini memiliki kemampuan berpikir yang dalam.
Orang dengan karakter ini merupakan orang yang sedikit bicara namun menjadi pendengar dan pemberi solusi yang baik. Maka psikiater, konsultan, pengusaha,politisi, penulis cocok untuk digeluti.
Untuk meluluhkan hati si plegmatis: harus ceria, pintar, berwawasan, sedikit cerewet dan sedikit jail. Orang pendiam terkadang menginginkan pasangan dengan karakter yang berlainnan agar mampu mengisi sisi kosong dari mereka.

Kelebihan Plegmatis:
* Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
* Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
* Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
* Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
* Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
* Penengah masalah yg baik
* Cenderung berusaha menemukan cara termudah
* Baik di bawah tekanan
* Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
* Rasa humor yg tajam
* Senang melihat dan mengawasi
* Berbelaskasihan dan peduli
* Mudah diajak rukun dan damai

Kekurangan si Plagmatis:
* Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru
* Takut dan khawatir
* Menghindari konflik dan tanggung jawab
* Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)
* Terlalu pemalu dan pendiam
* Humor kering dan mengejek (Sarkatis)
* Kurang berorientasi pada tujuan
* Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
* Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat
* Tidak senang didesak-desak
* Menunda-nunda / menggantungkan masalah.


3.      Sanguinis : Si populer



Sanguinis......oarang dalam tipe ini selalu nampak ceria dalam hari-harinya. Sampai-sampai selalu terlihat hidupnya sempurna dan tak ada beban. Kecerian si sanguin mampu membuat orang-orang disekitarnya merasa bahagia dan terhibur, layaknya melihat si ahli sirkus, dimana sanguin ini memiliki rasa humor yang amat sangat tinggi. Namun terkadang Ia tidak mampu memilih humor mana yang cocok ditempatkan pada tempat tertentu (gak tahu tempat).
Kegemarannya ngomong. Sanguin selalu mendominasi dalam percakapan dalam beberapa kelompok, tak pernah kehabisan topik untuk terus menghangatkan suasana.
Sanguin juga banci tampil, narsis dan super PD. Ia selalu ingin terlihat, populer dan selalu terobsesi untuk menjadi yang terbaik dimana ia berada.
Sanguin pemberani, cepat dalam mengambil sikap dan berfikir, juga memiliki tingkat imazinasi yang tinggi.
Namun dibalik omongnya yang gede, si sanguin memiliki kepekaan sosial yang cukup tinggi dan mampu membangunkan dan mempengaruhi orang lain dalam banyak hal.
Untuk meluluhkan hati si sanguin : harus super perhatian, berwawasan luas, suka kejutan, pengertian dan  harus sedikit romantis.

Kelebihan Sanguinis:
* Suka bicara
* Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif
* Antusias dan ekspresif
* Ceria dan penuh rasa ingin tahu
* Hidup di masa sekarang
* Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)
* Berhati tulus dan kekanak-kanakan
* Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
* Umumnya hebat di permukaan
* Mudah berteman dan menyukai orang lain
* Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
* Menyenangkan dan dicemburui orang lain
* Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
* Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
* Menyukai hal-hal yang spontan

Kekurangan Sanguinis:
* Suara dan tertawa yang keras

* Membesar-besarkan suatu hal / kejadian
* Susah untuk diam
* Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
* Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
* Dalam bekerja lebih suka bicara
* Prioritas kegiatan kacau
* Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
* Egoistis
* Konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”


4.      Koleris : Si tahan Banting



Karakter terakhir disini adalah Koleris. Kamu egois, suka menang sendiri, tidak peduli pada kepentingan orang lain, selalu merasa benar dan mandiri dalam melakukan banyak hal gak sih? Kalau ia maka kamu positif masuk pada tipe ini.
Koleris memang tipe yang dimiliki orang yang tidak suka melibatkan orang lain dalam hidupnya, kemandiriaan yang kuat terbentuk dalam dirinya membuat ia merasa kuat meski tanpa bantuan orang lain. Namun si Koleris juga memiliki keinginan yang kuat terhadap sesuatu, jarang untuknya bila harus mundur bila belum mendapatkan sesuatu dan biasanya siap menghadapi hidup dengan berbagai keadaan.
Koleris cenderung berkepala batu, namun memiliki komitmen dan tekad yang kuat, berperinsif, setia dan dapat diandalkan.
Untuk meluluhkan si batu ini : Haruslah sabar, tidak memaksa, romantis, suka kejutan, membutuhkan banyak dukungan dan pengertian, jangan coba-coba mengekang pada orang di tipe ini, karena hal tersebut malah akan membuatnya kabuuuur.
Wirausaha, polisi dan hakim sangat dianjurkan untuk tipe orang ini.

Kelebihan si koleris:
* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
* Bebas dan mandiri
* Berani menghadapi tantangan dan masalah
* “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
* Membuat dan menentukan tujuan
* Terdorong oleh tantangan dan tantangan
* Tidak begitu perlu teman
* Mau memimpin dan mengorganisasi
* Biasanya benar dan punya visi ke depan
* Unggul dalam keadaan darurat

Kekurangan:

* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer
sumber.http://itajuita3.blogspot.com/2013/04/4-karakter-manusia-dan-cara.html

0 komentar:

Poskan Komentar